Category Archives: Information

Negara : Ethiopia

Standard

Ethiopia, adalah satu nama negara yang menarik ditelinga ketika aku pertama kali mempelajari peta dunia sekitar kelas 4 SD. Dulu belum jamannya internet, jadi cuman bisa mengira-ngira seperti apa negara yang katanya banyak orang yang busung lapar disana.

Negara ini jadi most wanted to visit-nya aku. Selain jatuh cinta ketika pertama kali mendengar namanya, meskipun katanya kehidupan disana sangat sulit.

Yuk kenalan sama Ethiopia .. 🙂

Ethiopia adalah satu negara di Afrika. Addis Ababa adalah ibu kota dari negara  yang pernah dijajah Italia. Uniknya selama perebutan Afrika Negara ini tidak pernah sedikit pun terjajah, hingga tahun 1936 akhirnya Italia berhasil menguasai daerah mereka. Di bantu pasukan Britania Raya, akhirnya ethiopia pun dapat kembali mendapatkan kekuasannya pada tahun 1941 dan menandatangani perjanjian Britania-Ethiopia pada tahun 1944.
Ini dia Addis Abbaa..

Bahasa yang digunakan di Ethiopia adalah basaha Amhara. (Dicari-cari tentang infonya lumayan susah, jadi kalo pembaca ada yang tau tentang bahasa Amhara, tolong dikasih masukan ya .. 🙂 )

Orang Afrika memeluk agama yang berbeda-beda, dengan Kristen dan Islam, dua yang paling tersebar. Sekitar 40% orang Afrika adalah Kristen dan 40% lainnya Muslim. Kurang lebih 20% orang Afrika memeluk agama asli Afrika. Sejumlah kecil juga memeluk Yudaisme seperti suku Beta Israel dan Lemba.

UNICEF melaporkan sekitar 3 juta anak di kawasan Tanduk Afrika menderita malnutrisi dan berisiko tinggi mengalami kematian sejalan dengan kegagalan pendistribusian bantuan kemanusiaan. Ini beritanya udah 11 Tahun dan 11 bulan yang lalu, 65% dari rumah tangga di pedesaan Ethiopia mengkonsumsi Organisasi Kesehatan Dunia standar minimum makanan per hari (2,200 kilokalori), dengan 42% dari anak-anak di bawah 5 tahun yang kekurangan berat badan. Bayangkan gan! Beruntung negara kita masih belum separah ini..

Kebanyakan keluarga miskin (75%) berbagi ruang tidur dengan hewan ternak, dan 40% dari anak-anak tidur di lantai, di mana malam hari rata-rata suhu 5 derajat Celcius di musim dingin.
Rata-rata jumlah anggota keluarga adalah enam atau tujuh, hidup dalam 30 meter persegi lumpur dan ilalang gubuk, dengan kurang dari dua hektar lahan untuk menanam.

Innalilalhi, Naudzubillah..  Apa sekarang keadaannya masih kaya gitu ya ?

Terlepas dari keadaan masyarakat Ethiopia, ternyata Ethiopia punya beberapa tempat menarik untuk dikunjungi.

This is .. Blue Nile  Falls .

The Rock-Hewn churches of Lalibela

The Sof Omar Cave

 

source : wikipedia dan sumber lainnya.

Weekend : Bersama Mbak Asma

Standard

Kemarin masih bimbang antara ikut atau ngga bedah bukunya Mbak Asma, Jilbab Traveler. Bukunya aja ngga punya,. 😀
Tapi setelah berbagai pertimbangan, terutama aku ngerasa aku selalu tertarik dengan ‘traveller’..
Dan..akhirnya..

Here we are ..

Aku dan dua orang teman sekalas, juga dua orang adik tingkat yang baru kenal barusan, meluncur ke kampus tetangga. Sebernya aku ngga terlalu mengenal Mbak Asma, maksudnya kenal karya-karyanya dan sebagainya. Tapi dulu aku selalu baca novel-novelnya, dari mulai Aisyah Putri yang paling pertama .. Aku merasa cukup penasaran bertemu lansung dengan Mbak Asma yang punya nama lengkap Asmarani Rosalba ini, lagi-lagi alasan utamanya adalah bukunya ‘Jilbab Traveler’ yang narik-narik hati aku . 😀

Setelah berkeliling-keliling mencari alamat, akhirnya sampe juga di tempat yang dimaksud. Masih jam 8 kurang, katanya acaranya mulai jam 8. Menunggu di dalam aula, kebetulan ada teteh-teteh yang ternyata dari UIN juga, dia punya buku Jilbab Travelernya, alhasil waktu menunggu aku nebeng baca bukunya deh . 😀

Sekitar jam 9 acara dimulai. Pertama aku lihat Mbak Asma, komentar pertama dibenakku :
“Waah, ini ya Mbak Asma , sederhana sekali.”

Dan seorang temanku berkomentar juga.
“Sederhana sekali ya, tapi cantik banget..”

Iya aku setuju, terlebih ketika Mbak Asma berbicara rasanya ada yang menarik-narik untuk tetap menatap. haa.. lebay. Tapi memang begitu. 😀

Setelah menjelaskan tentang profilnya, mbak Asma mulai ‘membedah’ bukunya.
Semua cerita dikeluarkan. Cara penyampaiannya yang ceria dan bersemangat tapi lembut, bikin kita, peserta, seperti dikasih suntikan semacam penghilang ngantuk dan penyegar wajah. 😀

Selain Mbak Asma, ada Teh Almira (Mahasiswi FK Unpad) yang punya pengalaman banyak untuk traveler.  Teh Almira berbagi cerita, cerita tentang perjalanannya, tips-tipsnya, tentang prepare, sampei persiapan sedetail mungkin.

Waah, bermanfaat banget deh Mbak. 😀
Dan ternyata di bukunya mbak Asma itu juga dikasih tips-tips dan berbagai saran yang insyaallah berguna untuk kita, para cewe yang seneng dengan traveler, dan berniat, berkeinginan, bermimpi untuk keliling dunia.

Yuk di baca bukunya .. 🙂

Selain itu, mbak asma juga sedikit membedah satu buku karya Isa Alamsyah, yang tidak lain adalah suami Mbak Asma. No Excuse.

Setelah acara selesei, aku sedikit mengobrol dengan mbak Asma tentang buku ini,
Apa sih motivasi suami mbak nulis buku ini ?

“Karena orang Indonesia sering mencari alasan untuk segala sesuatu yang dirasanya sulit, kaya mahasiswa aja, nilai jelek, alasannya kamarnya ngga nyaman, dosennya pelit nilai, waah padahal itu hanya excuse. Memang sih di dalam buku ini, lebih ditekankan untuk laki-laki. Kalo adek punya abang atau suami, misalnya nih lagi ngdrop motivasinya, coba deh dikasih buku ini. Tapi ngga masalah buat cewe juga, biar bisa kasih masukan.”

Aku tertarik dengan satu quotes di buku ini, yang tertera besar di cover depan bukunya.

Orang gagal mencari-cari alasan untuk berhenti

Orang sukses berhenti mencari-cari alasan

 

Alhamdulilllah, semoga semangat hari ini, bisa menjadi penyemangat di hari-hari yang lain .. ^_^