Tentang delapan.. Tentang cinta dan harapan : pelajaran .. pengertian .. juga penantian .. :)

Standard
Tentang delapan.. Tentang cinta dan harapan : pelajaran .. pengertian .. juga penantian ..🙂

tentang pelajaran ..
“Aku kurang setuju dengan kata-kata ‘a wonder women behind a superman’”, katamu ketika mengomentari sebuah catatanku.
“Oya, kenapa?” kataku.
“Mengapa harus ‘dibelakang’?” kamu balik bertanya. Sebelum aku menjawab kamu melanjutkan. “Apa tidak sebaiknya disampingnya saja?” bertanya lagi. Lalu melanjutkan lagi. “Begini, kita bayangkan kehidupan itu seperti jalanan, dan jika ‘a wonder women behind a superman’, kita hanya menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan, ‘a wonder women beside a superman’ berarti kita menggunakan mobil sebagai kendaraan, bukankah lebih aman? Bukankah lebih terlindungi dari panas dan hujan? dan kelebihannya lagi, tidak hanya pengendara yang dapat melihat keadaan jalan, kita dapat mengawasinya bersama-sama.”

tentang pengertian..
Setelah lelah menyusuri jalanan kota dengan seorang teman sepanjang hari, akhirnya sampai juga ke kamar kos ku. Setelah aku simpan tas lalu aku bebankan tubuhku pada lemari, bersandar. Meneleponmu.
Diawal telpon aku sudah dapat menangkap, ‘kekesalan’ hatimu. Bercerita seperti biasa, tetapi tidak dengan suasana yang biasanya, tetap aku dengarkan jawaban-jawaban pendekmu. Sesekali tersenyum untuk melepaskan lelah badanku agar semuanya tetap ‘aman’. Menarik nafas dalam-dalam sebelum bertanya lagi.
Tidak sengaja kamu, ‘menyebutkan’ apa yang sebenarnya aku tak ingin kamu sebutkan itu. Sebenarnya biasa saja mungkin, tapi karena kamu sedang kesal dan aku sedang capek. Aku tiba-tiba saja terdiam. Dan akhirnya sore itu berakhir dengan ‘ntah apa’ dihati masing-masing.

Berharap setiap apa yang kamu rasa akan langsung aku ketahui, sepertinya tidak selalu akan terjadi. Oleh karena itu, apapun, ceritakanlah. Agar aku tau bagaimana aku harus bersikap.

Lalu akhirnya, aku mengirim sebuah sms sebelum maghrib. Tapi karena ada beberapa kegiatan yang harus kamu lakukan, kamu katakan, “tunggu bentar ya? :)”
Setelah isya kamu menelepon, malam itu semuanya sudah seperti biasanya. Kembali tersenyum dan berceloteh. Sampai akhirnya kamu memintaku bercerita tentang ‘kenapa aku tidak menyukai itu?’
“Nanti aku tulis aja ya?” pintaku.
“Yaah, belajar ngomong dong?” pintamu juga.
“oke deh.. tapi pasti aku bakal lama ngomongnya.. hehe”
“iya gapapa..” kamu tertawa kecil. Biasanya juga seperti itu, mungkin itu yang ada difikiranmu.😀
Setengah jam pertama aku bercerita kamu masih menimpaliku dengan sekedar, “Ya..” atau “terus”. Mungkin saking lamanya aku bercerita dan benar-benar sangat lambat, kamu tertidur. Seperti biasa dan aku pun pernah melakukannya.
Setengah jam lebih kamu tertidur, karena headset masih terpasang dan telpon masih terhubung, aku tau kamu terbangun. Sepertinya kamu tidak menyadari ‘ketiduranmu’.
“Kakak, udah tidur setengah jam lebih.” Kataku, sungguh kali itu aku ingin biasa saja, tapi mungkin kamu menangkap nada ‘marah’ dari bicaraku.
Sepertinya kamu terkejut, karena biasanya pun tak seperti ini. Bukan hanya kamu, aku pun sama. Kamu meminta maaf, dan aku merasa bersalah telah mengejutkanmu. Kamu terus meminta maaf dan merasa bersalah karena telah tertidur, dan aku semakin merasa salah dan juga meminta maaf.
Malam sudah semakin larut, sebelum benar-benar menenangkan hati masing-masing, kami bersepakat untuk dilanjut besok saja.
Pagi harinya, kita bicarakan lagi ‘masalah’ semalam. Tapi tidak dengan hati kesal dan tubuh capek lagi. Senyum kali ini benar-benar ‘tersenyum’. Nikmatnya ketenangan setelah sedikit kekacauan.🙂

Tentang penantian ..
Berapa jauh kah jarak dari Kota Jogjakarta-Kota Bandung?
Sudahlah, mungkin sangat jauh jika berjalan kami.. hehe
tapi bukan hanya penantian untuk ‘bertemu’ saja..
penantian akan harapan-harapan yang terwujud .. penantian tentang akhir cerita yang akan kami temukan ..
akankah hanya menanti?🙂
sebaiknya tidak.. ayo kita saling memperbaiki, mengupgrade diri sebelum sampai kepenantian, amiin Insyaallah ..🙂

Tentang delapan.. Tentang cinta dan harapan : pelajaran .. pengertian .. juga penantian ..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s